--> Bg Nur Komting | Deskripsi Singkat Blog di Sini

Meuntroe Sibujang Senang

Thursday, 14 November 2013

no image

Sejarah Bahasa Indonesia


*                  Sejarah Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia pada dasarnya merupakan variasi dari bahasa Melayu (Austronesia). Jauh sebelum Indonesia merdeka, bahasa Melayu sudah dipergunakan pada masa kerajaan – kerajaan Hindu – Budha dan Islam.
Pada zaman kerajaan Hindu – Budha, bahasa Melayu mengalami percampuran bahasa dengan bahasa Sansekerta, dimana itu dapat di buktikan di 5 prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya.
Bahasa Indonesia sudah diakui sebagai bahasa persatuan pada 28 Oktober 1928, namun baru diresmikan satu hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya pada sidang konstitusi tanggal 18 Agustus 1945. Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945, karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 di sahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Di dalam UUD 1945 di sebutkan bahwa “Bahasa Negara Adalah Bahasa Indonesia,(pasal 36). Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa indonesia secara konstitusional sebagai bahasa Negara.

*                  Penemu Istilah Indonesia
Istilah Indonesia untuk pertama kalinya ditemukan oleh seorang ahli etnologi Inggris bernama James Richardson Logan pada tahun 1850 dalam ilmu bumi. James Richardson Logan (lahir di Berwickshire-Skotlandia tahun 1819 – meninggal di Penang-Negeri-Negeri Selat tahun 1869) adalah seorang pria yang mengajukan nama Indonesia. Dia adalah seorang pengacara yang hebat, penyunting Penang Gazette, dan mantan anak didik dari George Earl, seorang etnolog dari Inggris. Sebuah arca marmer yang mewakili figurnya didirikan di kompleks gedung Pengadilan Tinggi Penang. Logan Road (Jalan Logan) dinamakan sedemikian untuk menghargainya.

   Peresmian Nama Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahas persatuan bangsa indonesia. Bahasa indonesia di resmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, Bahasa Indonesia berposisi sebagi bahasa kerja. Dari sudut pandang Linguistik, bahasa indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu-Riau dari abad ke-19.
Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaannya sebagi bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan “Bahasa Indonesia” di awali sejak di canangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan “Imperialisme bahasa” apabila nama bahasa Melayu tetap di gunakan.
Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang di gunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, bahasa indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Meskipun di pahami dan di tuturkan oleh lebih dari 90% warga indonesia, bahasa indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian besar warga indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di indonesia sebagai bahasa Ibu. Penutur Bahasa indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) atau mencampur adukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa Ibunya.
Ada empat faktor yang menyebabkan Bahasa melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia, yaitu :
1.      Bahasa melayu adalah merupakan Lingua Franca di Indonesia, bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan.
2.      Sistem bahasa melayu sederhana, mudah di pelajari karena dalam bahasa melayu tidak di kenal tingkatan bahasa (bahasa kasar dan bahasa halus).
3.  Suku Jawa, Suku Sunda, dan Suku2 yang lainnya dengan sukarela menerima bahasa melayu menjadi bahasa indonesia sebagai bahasa nasional.
4.  Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk di pakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas.



SUMBER :

                 http://Untukandatahu.blogspot.com
                 www.indoSastra.com

Thursday, 24 October 2013

10 JENIS MAYAT YANG TIDAK AKAN BUSUK DI DALAM KUBUR

10 JENIS MAYAT YANG TIDAK AKAN BUSUK DI DALAM KUBUR

 
" 10 JENIS MAYAT YANG TIDAK AKAN BUSUK DI DALAM KUBUR "

Disebutkan oleh hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam keadaan tubuh asal pada hari Kiamat :

1 ). Para Nabi-Nabi..

2 ).Para Ahli Jihad Fisabilillah..

3 ). Para Alim Ulama menegakkan kalimah ALLAH..

4 ). Para Syuhada sentiasa memperjuangkan Islam..

5 ). Para Penghafal Al-Qur'an dan beramal dengan Al-Qur'an..

6 ). Imam atau Pemimpin yang Adil dalam menegak Syariat ALLAH..

7 ). Tukang Adzan yang tidak meminta habuan..

8 ) . Wanita yang mati semasa melahirkan anak serta sentiasa taat pada perintah ALLAH..

9 ). Orang mati dibunuh atau dianiaya karena mempertahan Maruah dan Agama..

10 ). Orang yang mati di siang hari atau di malam Jum'at jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman yang sentiasa menjaga hukum agama semasa hidup di atas dunia..
 SUMBER :
https://www.facebook.com/groups/Majlis.taklem/
no image

INILAH MACAM-MACAM SURGA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

" INILAH MACAM-MACAM SURGA "

1. SURGA FIRDAUS..
2. SURGA ’ADN..
3. SURGA NAIM..
4. SURGA MA’WA..
5. SURGA DARUSSALAM..
6. SURGA DARUL MUQAMAH..
7. SURGA AL-MAQAMUL AMIN..
8. SURGA KHULDI..

Keterangan:

1). SURGA FIRDAUS:
Surga yang diciptakan dari emas yang merah dan diperuntukan bagi orang yang khusyuk sholatnya. menjauhkan diri dari perbuataan sia-sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluaannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya.

2). SURGA ‘ADN: 
surga yang diciptakan dari intan putih dan diperuntukkan bagi orang yang bertakwa kepada ALLAH (An Nahl:30-31), benar-benar beriman dan beramal shaleh (Thaha:75-76),banyak berbuat baik (Fathir: 32-33), sabar, menginfaqkan hartanya dan membalas kejahatan dengan kebaikan (Ar-Ra’ad:22-23)..

3). SURGA NAIM:
Surga yang diciptakan dari perak putih dan diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar bertakwa kepada ALLAH dan beramal shaleh. Al Qalam: 34

4). SURGA MA’WA:
Surga yang diciptakan dari jamrud hijau dan diperuntukan bagi orang- orang yang bertakwa kepada ALLAH (An Najm: 15), beramal shaleh (As Sajdah: 19), serta takut kepada
kebesaran ALLAH dan menahan hawanafsu (An Naziat : 40-41)

5). SURGA DARUSSALAM:
surga yang diciptakan dari yakut merah dan diperuntukkan bagi
orang yang kuat imannya dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat ALLAH serta beramal shaleh.

6). SURGA DARUL MUQAMAH:
Surga yang diciptakan dari permataa putih dan diperuntukkan bagi orang yang bersyukur kepada ALLAH. Kata Darul Muaqaamah berarti suatu tempat tinggal dimana di dalamnya orang-orang tidak pernah merasa lelah dan tidak merasa lesu. Tempat ini diperuntukkan kepada orang-orang yang bersyukur sebagaimana yg disebutkan di dalam surat Faathir ayat 35. Sedangkan surga Darul
Muaqaamah ini terbuat dari permata putih.

7). SURGA AL-MAQAMUL AMIN:
Surgayang diciptakan dari permata putih. Kata Al-Maqamul Amin menurut Dr M Taquid-Din dan Dr M Khan berarti tempat yang dan diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Sedangkan surgaAl-MaqamulAmin ini terbuat dari permata putih.

8). SURGA KHULDI:
Surga yang diciptakan dari marjan merah
dankuning diperuntukkan bagi orang yang taat menjalankan perintah ALLAH dan menjauhi larangannya (orang-orang yang bertakwa).

SUBHANALLAH..
 SUMBER :
 https://www.facebook.com/groups/Majlis.taklem/

Monday, 30 September 2013