Pages

Thursday, 13 August 2015

Merindu

sungguh aku merindukanmu
rindu saja bukankah tak cukup
sedang kita tak ada lagi berkata
kau tetap disana
dan aku tetap bersama kesendirian
tak bisakah kau bertanya
sedangkan aku tak mau bicara
adakah yang lebih sakit dari kerinduan
aku rindu
sedang kita tetap terhalang ego tanpa henti
lalu biarkan ini tetap menjadi parade bisu
atau mulailah untuk berkata
dan aku tetap berdiri tegak
entah iya
entah tidak
namun rinduku masih tetap ada
cukup saja kau tau aku rindu

Tuesday, 28 July 2015

Kau lah harapan ku

Buat aku jadi bahagiamu..
Meski kian dalam rasa ku padamu..
Meski kian berat perasaan yang kupendam pada dirimu..
Dan pada akhirnya,
Bibirku hanya diam tak mampu berucap dihadapanmu..

Buat aku jadi satu-satunya yang kamu cintai..
Walau galau hatiku..
Walau perih hati ini..
Ketika kau tak ada disampingku..

Buat aku jadi satu-satunya yang ada dihatimu..
Meski aku bukan satu-satunya orang yang mencintaimu..
Meski aku bukan satu-satunya orang yang berdiri disampingmu..
Dan pada akhirnya,
Aku tak bisa berpaling darimu meski hanya untuk beberapa detik..

Aku menghitung waktuku..
Waktu yang kuhabiskan bersamamu..
Waktu dimana kita tertawa..
Bercanda..
Menangis..
Bertengkar..
Marah..
Dan melakukan segalanya berdua..

Hanya aku dan kamu..
Kamu dan aku..
Aku tak sempurna tanpa dirimu..
Karena sesungguhnya yang kurasa adalah bahagia bersamamu..

Wednesday, 22 July 2015

Pelangi Ku

Rintik rintik hujan diakhir senja,
Dikala sang surya meredupkan sinarnya,
Bulir bulir air hujan temaniku dalam kesepian,
Harapkan sang pelangi datang untuk menemani,

Dan setiap gerimis datang selalu hadirkan kenanganmu,
Saat pelangi terbentang seolah kenangan itu terulang,
Pelangi hidupku,
Akan selalu ada artimu dalam hidupku,

Dan akan selalu aku kenang indahmu dihidupku,
Seindah pelangi itulah dirimu,
Yang selalu hadirkan sejuta arti,

Pelangi. PUISI

UNTAIAN SYAIR KEPADA SANG PELANGI

Pelangiku,
Mungkin kau ragu dengan cinta yang kulukis di langit senjaku
Terkadang bergumpal kabut hitam dan terkadang berawan putih
Tidakkah kau tahu aku ingin membangun negeri impianku bersamamu?
Dalam untaian syair – syair indah
Serta menjadikan bait – bait cinta itu berarti
Sehingga terbentuklah prosa kehidupan hanya ada kau dan aku

Pelangiku,
Mungkin kau tahu kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhanku

Pelangiku!
Merapatlah engkau dalam dekapanku!
Taburkanlah kristal – kristal semangat dalam udara yang menentang mati,
dari endapan mimpi malammu

Batas Kota, 23 Januari 2012



SAJAK SUCI KEPADA PELANGI
Rizky Endang Sugiharti

Masih seperti kemarin
pelangi masih saja membentang di langit senja. Terkadang setelah senja berganti,
malam adalah ketakutanku pada sepi yang memeluk erat tubuhku. Pelangi adalah harapan
dan menghibur kemurungan hati.

Namun pelangi kali ini telah tertutup kabut merah jambu
Yang menggumpal di hatinya. “Ya, kabut merah jambu telah menggulung dan mengusik pelangiku.”
Kadang aku bertanya : “Apakah itu dongeng belaka atau misi berselimut hitam?”

Pelangi di langit senja adalah sajak suci yang kutulis bersama asaku yang membubung tinggi. Serumpun syair – syair alam telah menggelayutkan cintaku hanya pada satu titik, di mana titik itu terletak pada prisma titik – titik airmu.

Pelangiku, lengkungmu yang berbagai warna lembut di langit
tak kan bisa menghapus jejak indah yang telah kau biaskan. Ketika rona itu hampir memudar,
aku hilang jejak arah akan cintamu.

Pelangiku adalah buaian rindu yang kurajut dengan puisi malamku ini.
Pelangi,
pada malam sepi ini aku meminta pada-Nya :
“Jika engkaulah sang pelangi terindahku pasti kau kan hadir menghiasi senja itu kembali”

#Rizky Endang Sugiharti

Saturday, 13 June 2015

Cinta ini

Ku sadari perkenalan kita tak lebih dri sekedar teman, aku menyayangimu lebih dari pertemanan ini.
Krn bgi ku menyayangimu adlh hal yg tak prnah ku duga sblumnya.
Namun sang maha cnta bgtu hbat shgga menempatkan rasa ini d hti ku dan akt mulai takut bila nnti tak bsa lg sdkat ini bahkan tak bsa brtmu lg dgn mu,
Aku takut akan hal itu
Hari demi hari harapan ku untuk hidup bersamamu kian tumbuh mekar.
Jangan kau sia2kan cinta tulus ini yg hanya untuk mu.

Wednesday, 3 June 2015

Ciri-ciri Wanita Tidak Perawan Lagi

- Berikut ringkasan ciri-cirinya, simak baik-baik to para Cowok :

1. DILIHAT DARI CARA BERJALANNYA.
Wanita yang sudah tidak Perawan akan terlihat saat wanita itu berjalan sambil menggendong anaknya, itu sudah jelas kalau wanita itu SUDAH TIDAK PERAWAN LAGI.

2. SELALU MENGHINDAR SAAT DITAKSIR OLEH COWOK.
Bisa di bedakan mana yang perawan, mana yang tidak perawan. Seorang wanita akan terlihat sudah tidak perawan lagi saat kita para cowok menyatakan cinta pada seorang wanita, tapi suaminya datang sambil marah-marah sama kita. Itu sudah di pastikan kalau wanita itu SUDAH TIDAK PERAWAN LAGI..!!!! INGAT.. JAUHI WANITA ITU KALO KAMU TIDAK MAU BABAK BELUR DI PUKULIN SAMA SUAMINYA.

3. DILIHAT DARI BENTUK TUBUHNYA.
Bentuk tubuh seorang wanita juga bisa menentukan kalau di masih perawan atau tidak. Jika perutnya terlihat mendadak buncit dalam beberapa bulan, itu sudah jelas sekali kalau wanita itu sudah tidak perawan lagi.

4. DILIHAT DARI LEHERNYA.
Kalau yang satu ini, kita harus teliti memperhatikan leher wanita sebelum dijadikan pacar. Siapa tau wanita itu sudah tidak perawan lagi. jika terdapat tonjolan pada leher bagian depan wanita itu, berarti wanita itu tidak perawan karna bisa di pastikan dia bukan wanita tapi WARIA.

5. DILIHAT DARI DADANYA.
Dada seorang wanita sangat menentukan kalau dia masih perawan atau tidak. Dan di butuhkan nyali besar untuk melakukannya. Jika dada wanita kita pegang dan terasa agak keras juga berbulu. itu tandanya dia juga buka perawan. Melainkan laki-laki. Gkgkgk..:D

6. DILIHAT DARI NAMANYA.
Kalau ada seorang wanita yang bernama Gadis, maka cepat nikahi wanita itu. Rugi banget kalau sampe di duluin orang. Kan enak tuh kalau kita nanti sudah tua, istri kita nanti di sebut GADIS. Keren kan..??

7. Cewek yang masih perawan selalu berkomentar setelah baca postingan ini. Ckck....*becanda kok.

#Itulah Ciri-ciri yg saya ketahui, ada yang mau nambai??

Dara Tari , Pantun Nasehat Aceh

oleh: Ilham Sûnjaýÿ
÷÷÷÷÷÷÷÷÷°°°°°°÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷

Oh lewat gamba, dara yang tari.
Suwah kap bibi, ji-ek SNIPER.
Jipakek luweu,dumpue jih meuri.
Oh kupeurati, kei-kei karap SERR.

Alahai inong, bungong meulati.
Meutuka taki, sok luweu wangler.
Hana le malei, lagei di BALI.
Karang boh giri, rap ube MOLER.

Bek ikot pakat, karat but keuji.
Beu tahargai, iseulam SUPER.
Geutanyoe ACEH, saheh dum suci.
Pakon dek tari, jeut cater-CATER. ...??

Walaupih lagak, beoh budak kelli.
Kareuna BODY, sit baro PUBER.
Rame yg harok, sudok boh ubi.
Nafsu birahi, manyang oh TOWER.

Haba lon ruwah, keukah hai ukhti.
Bukon wap benci,ban keunong PUYER.
Tetapi sayang, bg HAM peuduli.
Nanggroe ISLAMI, beu EXTRAKULLER.

Tuesday, 2 June 2015

Dara Lahe, Pantun terbaru Aceh 2015

Gampong cot buket sinyak let tupee
Di cot keu mudee ureung pula treung
Salam'alaikom kawoem lam juree
Nibak phoen ratee loen mubri saleum

Gampong cot iju ta eu simpang lhee
Uwie ta gesee ka puloe naleung
Hana loen peuceh dak puteh misee
Ngoen tuha layee serta inoeng chueng


Nibak mlm nyoe keunoe loen bebee
Kisah uloen mee lam bentuk jangeun
Yog goh neu baca bek neu like dilee
Kadang meu seubee apui lam seukeum

Saboh cerita yoeh masa dilee
Bungoeng mangat bee umpama loen kheun
Aneuk kak naboen gampong cot batee
Cucoe nek abee desa lueng daneun

Ureung pih cantek lintek ngoen bulee
Soe yg meutumee sabe jisenyuem
Jijak sikula bak SMA lhee
Tuntut ileumee sinan di bireun

Baroe glah dua masa nyan guree
Bungoeng mangat bee loe galak ureung
Soe soe yg pakat lju ji pangkee
Adak yg seudee pih jitem bandum

Oh jijak malam pih saboh lagee
Si inoeng lahee han pue ta hireun
Jijak poeh lapan riwang rab poh lhee
Meunan keuh lage meuthoen meu buleun

Pat na piasan agam ji pangkee
Jak jeb ie tubee rab bineh neuheun
Sampe ka jijak uyueb bak seukee
Jak let ceurapee yg teungoeh madeung

Laloe bakpiliet boh gutee
Sampe han jithee kajitoeh ujeun
Ka sijuek tuboeh pajoeh boh meunjee
Si inoeng lahee peurasat boh trueng

Sinyak tamasya kuala crapee
Jalan meubatee di jamboe kajeung
Hingga ka teuwoe jiwoe u juree
Malam ka poh lhee bak rangkang neuheun

Poma ngoen ayah susah meutabee
Bungoeng mangat bee golom meudiyueng
Jipeugah bunoe jijak bloe tapee
Sideh di keudee cot gapu bireun

Pkon inoe hat goh mupat bulee
Golom meu juntee bak aki riyeun
Mata ka teupet saket ngoen ulee
Bah ku eh dilee meunan poma kheun

Bak sang ka poh peut teungeut meupatee
Bak tika seukee poma teulinteung
Baroe troek jiwoe cut putroe lahee
Jiek u juree ngoen leuheun-leuheun

Bak pinto kamba poma teu adee
Pakiban lagee tamoeng dalam seung.

#Khazza Millioner